Posted by: Winda Safitri | June 8, 2013

DIA (Alloh Itu Ada)

Mutiara Syair
Radio Fajri 99.3 FM
http://www.fajrifm.com

Dia ada tanpa mula
Ada sebelum segalanya ada
Ada tanpa pengada
Bertahta diatas singgasana mulia indah tiada tara
Dipuncak ketinggian tertinggi tiada hingga
Agung suci dan sempurna

Tak diputra dan tak berputra
Tak ada lupa, tak ada alpa
Tak ada awalnya, tak ada akhirnya
Mengetahui yang telah ternyata dan yang akan ternyata

Tak ada daun gugur yang tak diketahui-Nya
Butir-butir hujan tahu letaknya
Butir-butir pasir tahu tempatnya
Menentukan segalanya dan menuliskannya

Mencipta jagad raya di hari-hari siktah
Membangun langit membola tanpa tiang di mata
Menghiasinya dengan bintang-bintang bak permata
Menghampar bumi nan hijau jelita
Menghias gurun dengan pasir pirang ceria
Mengisi lautan nan kaya raya dengan mutiara, intan dan permata

Gagah perkasa tak terkalahkan
Maha sempurna tak tercelakan
Semua kehendak-Nya pastilah terlaksana
Maha Sanggup dan Maha Kuasa
Tak satupun menyamai diri-Nya

Mendengar langkah serangga dari atas singgasana-Nya
Melihat jemari semut hitam di malam gelap gulita
Mendengar detak jantung dan desir darah makhluk-Nya
Mengetahui apa-apa di dalam dada, yang gaib dan yang nyata
Mengurus seluruh makhluk-Nya di bumi, laut dan udara

Semua membutuhkan-Nya dan Dia tak butuh siapapun juga
Menghidupkan dan mematikan
Mengkayakan dan memiskinkan
Memuliakan dan menghinakan
Di semua itu tak ada sekutu bagi-Nya
Bahkan di segala-galanya
Di segala-galanya, di segala-galanya
Tak ada sekutu bagi-Nya

Maha Penyantun lagi Penyayang pint
Pemberi makan siang dan malam
Walaupun mereka terus membangkang
Menjaga mereka pgi dan petang
Mengampuni dosa semua hamba
Menyembuhkan mereka jiwa dan raga
Memberi apa yang dipinta dan apa yang tak dipinta

Maha Sabar atas hamba-hambaNya
Walau air susu dibalas air tuba
Walau karunia dibayar dosa
Tapi jangan kau salah sangka
Itu bukan karena lemah-Nya
Semua karena Dia Maha KArunia

Jika marah-Nya telah membara
Siksa-Nya pedih tiada terkira
Jangan coba bermain api murka-NYa
Agar kau tak tersiksa di dunia dan di neraka

Dikala sang hamba tak peduli
Tak ada sholat tak ada zakat
Kepada orang tua tak berbakti
Qur’anpun tak dikaji
Puasapun tak dilakoni
Banyak uang tak pergi haji
Halal dan haram tak peduli
Tak berbeda sama sekali
Uang riba, judian hasil atau curian hasil korupsi
Yang penting pundi terisi
Itulah saatnya siksa dunia din anti

Adapun di akhirat nanti
Jika ampunan tak diberi
Siksa yang pedih tak terperi
Api hitam terbakar ribuan tahun tak pernah mati
Melelehkan gunung, baja dan besi
Daging yang tumbuh dari yang keji
Dengan nyala akan dicuci

Pohon zaqqum, pohon zaqqum
Terkutuk menyayat rongga dada
Mendidih di perut pemakannya
Melebur tulang-belulang tak menyisakannya
Penampilannya seakan kepala-kepala setan durhaka

Zaqar adalah sumur yang maha dalam di neraka
Penuh dengan api tak terkira
Peninggal sholat, di sinilah tempatnya
Tapi tetaplah Dia Maha Pengampun lagi Penyayang
Mengampuni semua dosa
Selain dosa menduakan-Nya
Siksanya pun hanya untuk kaum durhaka
Mendustakan nabi dan berpaling darinya

Surga-Nya seluas jagad raya
Surga abadi negeri bahagia
Penghuninya bak raja-raja
Di istana terbuat dari emas, perak dan mutiara
Sungai-sungainya air yang jernih, madu dan susu manis terasa
Burung-burung beterbangan menawarkan dirinya
Untuk disantap oleh raja istana
Pohon-pohon nan rindang berbuah lezat luar biasa
Awan yang anggun menghujankan yang dipinta dan yang dicita

Panorama indah, aneka warna dan aroma
Para penghuninya sangat mempesona
Suami tampan gagah perkasa di 33 istri-istri juwita yang melebihi bidadari juwita
Bidadari rupawan bagaikan intan permata
Selamanya tetap seorang dara
Selamanya muda takkan pernah menua

Para sahaya, anak-anak kekal bertebaran bak mutiara
Tak ada caci, tak ada cerca
Yang berkata hanya, “salaman, salaman”
Tak ada duka, tak ada derita
Yang ada hanya bahagia, bahagia

Pada puncaknya
Datanglah Sang Maha Esa
Di setiap awaktu yang dikehendaki-Nya
Menjenguk hamba-hambaNya yang setia
Di pesta cahaya dan singgasana
Memberi salam pertanda cinta
Berjanji takkan murka selamanya
Menyingkap selendang tabir keangkuhan-Nya
Menampakkan wajah nan indah mempesona

Keagungan di atas keagungan, di atas keagungan
Memberi pemandangan bahagia tiada tara

Bahagia diatas bahagia, diatas seluruh bahagia
Hidup abadi, bahagia selamanya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Categories

Cahaya Qur'ani

Hidup Damai Bersama Al-Quran

Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat

Islam, Rumaysho, Salafi, Ahlus Sunnah, Ahlus Sunnah wal Jama'ah, Muslim

astralarasati

JustMyLife.com site

%d bloggers like this: